AI seperti ChatGPT akan memberikan hasil yang lebih baik jika kita tahu cara memberikan instruksi yang jelas. Kita tidak perlu menggunakan bahasa teknis atau prompt yang rumit. Yang terpenting adalah menyampaikan apa yang ingin kita kerjakan, tujuannya, konteksnya, dan seperti apa hasil yang kita inginkan.
Berikut 100 prompt praktis yang bisa digunakan sebagai inspirasi saat berinteraksi dengan ChatGPT maupun berbagai AI lainnya.
CARA MENGGUNAKAN
Anda tidak wajib memakai tanda /. Tanda tersebut hanya digunakan agar jenis instruksi lebih mudah dikenali dan diingat.
Contoh:
/summarize
“Ringkas tulisan ini menjadi 5 poin utama dengan bahasa sederhana.”
Semakin jelas instruksi yang diberikan, biasanya semakin baik pula hasil yang diperoleh.
⸻
A. MEMAHAMI & MERINGKAS
- /explain — Jelaskan
Minta AI menjelaskan sesuatu dengan bahasa yang mudah dipahami.
Contoh:
“Jelaskan inflasi dengan bahasa sederhana untuk orang awam.”
- /summarize — Ringkas
Meringkas tulisan, dokumen, artikel, atau pembahasan panjang.
Contoh:
“Ringkas tulisan ini menjadi 5 poin terpenting.”
- /keypoints — Ambil inti
Mengambil bagian-bagian yang paling penting.
Contoh:
“Ambil 10 poin terpenting dari dokumen ini.”
- /simplify — Sederhanakan
Mengubah penjelasan rumit menjadi lebih sederhana.
Contoh:
“Sederhanakan penjelasan ini tanpa mengubah maknanya.”
- /eli5 — Jelaskan sangat sederhana
Menjelaskan seolah-olah kepada orang yang sama sekali belum mengenal topiknya.
Contoh:
“Jelaskan cara kerja AI dengan perumpamaan yang sangat sederhana.”
- /deepdive — Bahas mendalam
Membahas suatu topik secara lebih lengkap dari berbagai sisi.
Contoh:
“Bahas masalah ini secara mendalam dari berbagai sudut.”
- /example — Berikan contoh
Meminta contoh nyata agar suatu konsep lebih mudah dipahami.
Contoh:
“Berikan 5 contoh sederhana dari konsep ini.”
- /analogy — Gunakan perumpamaan
Menjelaskan sesuatu menggunakan analogi.
Contoh:
“Jelaskan investasi menggunakan perumpamaan yang mudah dipahami.”
- /beginner — Untuk pemula
Menyesuaikan penjelasan untuk orang yang baru belajar.
Contoh:
“Ajarkan topik ini dari nol untuk pemula.”
- /advanced — Tingkat lanjut
Meminta pembahasan yang lebih teknis dan mendalam.
Contoh:
“Sekarang jelaskan topik yang sama pada tingkat lanjut.”
⸻
B. MENULIS & MEMPERBAIKI TULISAN
- /rewrite — Tulis ulang
Menulis ulang tanpa mengubah maksud utama.
Contoh:
“Tulis ulang pesan ini agar lebih enak dibaca.”
- /polish — Rapikan
Memperhalus tulisan agar lebih natural dan rapi.
Contoh:
“Rapikan tulisan ini tanpa mengubah gaya saya.”
- /shorten — Persingkat
Membuat tulisan lebih pendek tanpa kehilangan inti.
Contoh:
“Persingkat menjadi maksimal 100 kata.”
- /expand — Kembangkan
Mengembangkan tulisan yang terlalu singkat.
Contoh:
“Kembangkan tulisan ini dengan penjelasan dan contoh.”
- /formalize — Buat lebih formal
Mengubah bahasa menjadi lebih resmi dan profesional.
Contoh:
“Ubah pesan ini menjadi bahasa profesional.”
- /casualize — Buat lebih santai
Membuat bahasa lebih ringan dan natural.
Contoh:
“Buat tulisan ini lebih santai seperti percakapan sehari-hari.”
- /tone — Sesuaikan gaya
Mengatur nada atau gaya tulisan.
Contoh:
“Ubah menjadi hangat, sopan, tetapi tetap tegas.”
- /check — Periksa tulisan
Memeriksa ejaan, tata bahasa, struktur, dan konsistensi.
Contoh:
“Periksa tulisan ini dan tunjukkan bagian yang perlu diperbaiki.”
- /magicedit — Edit menyeluruh
Memperbaiki tulisan dari berbagai sisi sekaligus.
Contoh:
“Edit tulisan ini agar lebih jelas, mengalir, ringkas, dan menarik.”
- /translate — Terjemahkan
Menerjemahkan sambil mempertahankan konteks dan gaya.
Contoh:
“Terjemahkan ke bahasa Inggris yang natural dan profesional.”
⸻
C. KOMUNIKASI SEHARI-HARI
- /reply — Buat balasan
Membantu menyusun jawaban terhadap pesan.
Contoh:
“Buat balasan yang sopan tetapi tidak terlalu formal.”
- /whatsapp — Pesan WhatsApp
Mengubah tulisan menjadi pesan yang cocok dikirim melalui WhatsApp.
Contoh:
“Buat menjadi pesan WhatsApp yang singkat dan hangat.”
- /email — Buat email
Membuat email sesuai tujuan dan penerimanya.
Contoh:
“Buat email profesional untuk menindaklanjuti pertemuan kemarin.”
- /followup — Tindak lanjut
Membuat pesan follow-up.
Contoh:
“Buat pesan follow-up yang sopan karena belum mendapat jawaban.”
- /persuade — Meyakinkan
Menyusun pesan persuasif tanpa berlebihan.
Contoh:
“Buat pesan ini lebih meyakinkan tetapi jangan terkesan memaksa.”
- /negotiation — Negosiasi
Membantu mempersiapkan strategi dan bahasa untuk negosiasi.
Contoh:
“Bantu saya menegosiasikan harga dengan tetap menjaga hubungan baik.”
- /formalreply — Balasan resmi
Membuat jawaban resmi untuk situasi profesional.
Contoh:
“Buat balasan resmi, singkat, dan sopan.”
- /soften — Perhalus
Memperhalus kalimat yang terasa terlalu keras.
Contoh:
“Perhalus pesan ini tanpa menghilangkan ketegasannya.”
- /clarify — Perjelas
Memperjelas pesan yang berpotensi menimbulkan salah paham.
Contoh:
“Perbaiki supaya maksud saya tidak mudah disalahartikan.”
- /response — Pilihan jawaban
Membuat beberapa alternatif respons.
Contoh:
“Berikan 3 pilihan jawaban: santai, sopan, dan formal.”
⸻
D. BERPIKIR & MENGANALISIS
- /analyze — Analisis
Menganalisis masalah, informasi, atau situasi.
Contoh:
“Analisis masalah ini dan jelaskan penyebab utamanya.”
- /compare — Bandingkan
Membandingkan dua atau lebih pilihan.
Contoh:
“Bandingkan A dan B dari biaya, manfaat, dan risikonya.”
- /proscons — Kelebihan & kekurangan
Melihat sisi positif dan negatif suatu pilihan.
Contoh:
“Buat daftar kelebihan dan kekurangan dari pilihan ini.”
- /insight — Cari insight
Menemukan pola atau hal penting yang tidak langsung terlihat.
Contoh:
“Dari data ini, apa insight paling penting yang bisa diambil?”
- /risks — Analisis risiko
Mengidentifikasi risiko sebelum mengambil keputusan.
Contoh:
“Jelaskan risiko jangka pendek dan jangka panjang.”
- /assumptions — Periksa asumsi
Mencari asumsi tersembunyi dalam sebuah pemikiran.
Contoh:
“Asumsi apa yang saya gunakan dan mana yang mungkin keliru?”
- /tradeoff — Lihat konsekuensi
Menjelaskan apa yang diperoleh dan dikorbankan.
Contoh:
“Apa trade-off dari masing-masing pilihan?”
- /scenario — Buat skenario
Membuat beberapa kemungkinan hasil.
Contoh:
“Buat skenario terbaik, normal, dan terburuk.”
- /devilsadvocate — Uji pendapat
Meminta AI menantang pemikiran atau pendapat Anda.
Contoh:
“Coba bantah pendapat saya dan cari titik lemahnya.”
- /secondopinion — Pendapat kedua
Meminta sudut pandang alternatif.
Contoh:
“Berikan pendapat kedua dan tunjukkan hal yang mungkin saya lewatkan.”
⸻
E. MEMBANTU MENGAMBIL KEPUTUSAN
- /decision — Bantu memilih
Membandingkan pilihan berdasarkan kebutuhan.
Contoh:
“Bantu pilih A atau B berdasarkan kebutuhan saya berikut.”
- /prioritize — Tentukan prioritas
Mengurutkan berdasarkan tingkat kepentingan.
Contoh:
“Urutkan pekerjaan ini dari yang paling penting.”
- /rank — Buat peringkat
Memberi peringkat berdasarkan kriteria tertentu.
Contoh:
“Beri peringkat pilihan ini berdasarkan harga, kualitas, dan risiko.”
- /alternatives — Cari alternatif
Menemukan pilihan lain yang mungkin belum terpikirkan.
Contoh:
“Berikan alternatif yang mungkin belum saya pertimbangkan.”
- /recommend — Berikan rekomendasi
Meminta pilihan terbaik beserta alasannya.
Contoh:
“Dari pilihan ini, mana yang paling masuk akal dan mengapa?”
- /criteria — Tentukan kriteria
Menentukan faktor yang sebaiknya dipertimbangkan.
Contoh:
“Kriteria apa saja yang sebaiknya saya pertimbangkan?”
- /weighteddecision — Keputusan berbobot
Membandingkan pilihan menggunakan bobot kepentingan.
Contoh:
“Buat tabel keputusan dengan bobot harga 30%, kualitas 50%, dan layanan 20%.”
- /consequence — Lihat dampak
Menganalisis konsekuensi sebuah keputusan.
Contoh:
“Apa dampaknya dalam 1, 5, dan 10 tahun?”
- /critic — Kritik keputusan
Mencari kelemahan sebelum keputusan dibuat.
Contoh:
“Kritik rencana saya dan tunjukkan apa yang berpotensi gagal.”
- /bestchoice — Pilihan terbaik
Meminta kesimpulan setelah berbagai faktor dipertimbangkan.
Contoh:
“Setelah mempertimbangkan semuanya, berikan pilihan terbaik beserta alasannya.”
⸻
F. PERENCANAAN & PRODUKTIVITAS
- /plan — Buat rencana
Menyusun langkah untuk mencapai tujuan.
Contoh:
“Buat rencana langkah demi langkah untuk mencapai target ini.”
- /masterplan — Rencana lengkap
Membuat rencana dari awal hingga akhir.
Contoh:
“Buat masterplan lengkap untuk 12 bulan.”
- /actionplan — Rencana tindakan
Mengubah ide menjadi tindakan konkret.
Contoh:
“Ubah strategi ini menjadi action plan mingguan.”
- /timeline — Buat jadwal
Menyusun tahapan berdasarkan waktu.
Contoh:
“Buat timeline pekerjaan selama 3 bulan.”
- /checklist — Checklist
Mengubah proses menjadi daftar yang mudah diikuti.
Contoh:
“Buat checklist agar tidak ada langkah yang terlewat.”
- /calendar — Kalender kegiatan
Membuat jadwal kegiatan atau konten.
Contoh:
“Buat kalender kegiatan untuk 30 hari.”
- /routine — Buat rutinitas
Menyusun kegiatan rutin.
Contoh:
“Buat rutinitas harian yang sederhana dan realistis.”
- /workflow — Alur kerja
Menyusun proses kerja dari awal sampai selesai.
Contoh:
“Buat workflow agar pekerjaan ini lebih efisien.”
- /optimize — Optimalkan
Mencari bagian yang bisa dibuat lebih efektif dan efisien.
Contoh:
“Evaluasi proses ini dan cari cara mempercepatnya.”
- /nextsteps — Langkah berikutnya
Menentukan apa yang sebaiknya dilakukan setelah ini.
Contoh:
“Berdasarkan kondisi ini, apa 5 langkah berikutnya?”
⸻
G. BELAJAR & MENGAJAR
- /teach — Ajarkan
Meminta AI membantu sebagai tutor.
Contoh:
“Ajarkan topik ini dari dasar sampai saya mengerti.”
- /stepbystep — Bertahap
Menjelaskan satu tahap demi satu tahap.
Contoh:
“Ajarkan langkah demi langkah dan jangan lompat ke bagian berikutnya.”
- /studyplan — Rencana belajar
Membuat jadwal belajar.
Contoh:
“Buat rencana belajar 30 hari untuk pemula.”
- /quiz — Uji pemahaman
Membuat soal latihan.
Contoh:
“Buat 10 pertanyaan untuk menguji pemahaman saya.”
- /flashcards — Kartu belajar
Membuat pertanyaan dan jawaban singkat.
Contoh:
“Ubah materi ini menjadi 20 flashcard.”
- /practice — Latihan
Membuat latihan bertahap.
Contoh:
“Berikan latihan dari mudah sampai sulit.”
- /testme — Tes saya
Meminta AI bertanya dan menilai jawaban Anda.
Contoh:
“Tes pemahaman saya satu pertanyaan setiap kali.”
- /mistakes — Cari kesalahan
Menjelaskan kesalahan dalam jawaban atau pemahaman.
Contoh:
“Periksa jawaban saya dan jelaskan kesalahan saya.”
- /memorize — Bantu mengingat
Mengubah materi agar lebih mudah diingat.
Contoh:
“Buat cara sederhana untuk mengingat poin-poin ini.”
- /learningpath — Jalur belajar
Menentukan urutan materi yang sebaiknya dipelajari.
Contoh:
“Saya ingin menguasai topik ini. Apa yang harus dipelajari terlebih dahulu?”
⸻
H. KONTEN & MEDIA SOSIAL
- /ideas — Cari ide
Menghasilkan berbagai ide konten.
Contoh:
“Berikan 20 ide konten dari tema ini.”
- /brainstorm — Brainstorming
Mengembangkan ide secara luas.
Contoh:
“Brainstorm 15 pendekatan berbeda untuk topik ini.”
- /hook — Kalimat pembuka
Membuat pembuka yang menarik perhatian.
Contoh:
“Buat 10 hook yang menarik tetapi tidak berlebihan.”
- /headline — Judul
Membuat beberapa pilihan judul.
Contoh:
“Berikan 10 judul yang singkat dan menarik.”
- /caption — Caption
Membuat caption media sosial.
Contoh:
“Buat caption Instagram yang santai dan elegan.”
- /script — Naskah
Membuat naskah video atau presentasi.
Contoh:
“Buat naskah video 60 detik dengan pembuka yang kuat.”
- /carousel — Carousel
Membagi materi menjadi beberapa slide.
Contoh:
“Ubah materi ini menjadi carousel 8 slide.”
- /storytelling — Ceritakan
Mengubah informasi menjadi cerita.
Contoh:
“Ubah pengalaman ini menjadi cerita pendek yang menarik.”
- /cta — Ajakan
Membuat kalimat ajakan bertindak.
Contoh:
“Berikan 5 CTA yang natural dan tidak memaksa.”
- /contentpro — Konten siap pakai
Mengembangkan ide menjadi konten yang lebih matang.
Contoh:
“Ubah ide ini menjadi konten lengkap yang siap dipublikasikan.”
⸻
I. BISNIS & PEKERJAAN
- /strategy — Strategi
Menyusun strategi untuk mencapai target.
Contoh:
“Buat strategi untuk meningkatkan penjualan selama 6 bulan.”
- /marketing — Pemasaran
Mengembangkan ide dan strategi pemasaran.
Contoh:
“Buat strategi pemasaran untuk produk ini.”
- /swot — Analisis SWOT
Menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman.
Contoh:
“Buat analisis SWOT bisnis ini.”
- /proposal — Proposal
Membantu membuat kerangka atau draft proposal.
Contoh:
“Buat kerangka proposal kerja sama.”
- /pitch — Presentasi singkat
Menyusun penawaran yang singkat dan padat.
Contoh:
“Buat pitch 1 menit untuk menjelaskan bisnis ini.”
- /meeting — Ringkas rapat
Mengubah catatan rapat menjadi poin penting.
Contoh:
“Ringkas rapat ini menjadi keputusan, PIC, dan deadline.”
- /minutes — Notulen
Menyusun notulen rapat yang rapi.
Contoh:
“Ubah catatan berikut menjadi notulen profesional.”
- /report — Laporan
Menyusun informasi menjadi laporan.
Contoh:
“Buat laporan singkat dari data berikut.”
- /kpi — Ukuran keberhasilan
Membantu menentukan indikator kinerja.
Contoh:
“Tentukan KPI yang relevan untuk target ini.”
- /framework — Kerangka kerja
Menyusun masalah atau proyek secara sistematis.
Contoh:
“Buat framework sederhana untuk menjalankan proyek ini.”
⸻
J. DATA, RISET & PENGECEKAN
- /calculate — Hitung
Membantu melakukan perhitungan.
Contoh:
“Hitung dan jelaskan langkah perhitungannya.”
- /table — Buat tabel
Mengubah informasi menjadi tabel.
Contoh:
“Susun informasi ini menjadi tabel perbandingan.”
- /extract — Ambil data
Mengambil informasi tertentu dari dokumen atau teks.
Contoh:
“Ambil semua tanggal, nama, dan nominal dari dokumen ini.”
- /categorize — Kelompokkan
Mengelompokkan informasi berdasarkan kategori.
Contoh:
“Kelompokkan daftar ini berdasarkan jenis dan prioritas.”
- /trend — Cari pola
Mencari kecenderungan dari data.
Contoh:
“Analisis data ini dan jelaskan pola yang terlihat.”
- /forecast — Buat perkiraan
Membuat proyeksi berdasarkan data dan asumsi.
Contoh:
“Buat tiga proyeksi: konservatif, moderat, dan optimistis.”
- /factcheck — Periksa fakta
Memeriksa klaim menggunakan sumber yang tersedia.
Contoh:
“Periksa apakah klaim ini benar dan jelaskan buktinya.”
- /sources — Cari sumber
Meminta sumber terpercaya untuk suatu informasi.
Contoh:
“Cari sumber resmi dan terbaru yang mendukung informasi ini.”
- /verify — Verifikasi
Memeriksa kembali angka, klaim, atau kesimpulan.
Contoh:
“Verifikasi perhitungan dan kesimpulan ini. Jangan berasumsi jika datanya tidak cukup.”
- /bestversion — Buat versi terbaik
Meminta AI mengevaluasi hasil sebelumnya kemudian memperbaikinya.
Contoh:
“Tinjau kembali jawabanmu. Cari kekurangan atau hal yang terlewat, lalu berikan versi terbaik yang lebih akurat, jelas, dan mudah dipahami.”
⸻
RUMUS YANG PALING PENTING
Daripada menghafal 100 perintah, cukup ingat rumus sederhana ini:
TUGAS + KONTEKS + TUJUAN + KRITERIA + FORMAT
Contoh biasa:
“Bandingkan dua pilihan ini.”
Lebih baik:
“Bandingkan dua pilihan ini untuk membantu saya mengambil keputusan. Pertimbangkan biaya, manfaat, serta risiko jangka pendek dan panjang. Buat tabel perbandingan, lalu berikan kesimpulan sederhana.”
⸻
GABUNGKAN BEBERAPA PERINTAH
Beberapa prompt juga bisa digabungkan agar hasilnya lebih lengkap.
/analyze + /compare + /risks + /decision
→ Analisis → bandingkan → lihat risiko → bantu mengambil keputusan.
/factcheck + /sources + /summarize
→ Periksa fakta → cari sumber → berikan kesimpulan sederhana.
/rewrite + /shorten + /tone
→ Tulis ulang → persingkat → sesuaikan gaya bahasa.
/deepdive + /devilsadvocate + /secondopinion
→ Analisis mendalam → cari kelemahan → lihat sudut pandang lain.
/plan + /prioritize + /timeline + /checklist
→ Buat rencana → tentukan prioritas → susun waktunya → jadikan checklist.
⸻
SATU “PROMPT SERBAGUNA”
Kalau bingung harus menggunakan perintah yang mana, Anda bisa mengatakan:
“Bantu saya mengerjakan ini sebaik mungkin. Pahami dulu tujuan dan konteksnya. Jika ada informasi penting yang kurang, tanyakan kepada saya. Analisis dari beberapa sudut, jangan mengarang fakta, tunjukkan hal yang perlu saya pertimbangkan, lalu berikan jawaban yang jelas, praktis, dan mudah dipahami.”
YANG PERLU DIINGAT
Tidak ada keharusan menggunakan tanda /.
Anda bisa berbicara dengan AI seperti berbicara kepada seorang asisten:
“Tolong baca ini, ambil intinya, cek apakah ada yang keliru, lalu jelaskan kepada saya dengan bahasa sederhana.”
Sering kali cara seperti ini justru menghasilkan jawaban yang lebih baik daripada hanya menggunakan satu kata perintah.
⸻
PENUTUP
Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu kita menggunakan AI dengan lebih cerdas, efektif, dan produktif. Tidak perlu menghafal semua prompt di atas. Yang terpenting adalah memahami cara memberikan instruksi yang jelas, lengkap, dan sesuai kebutuhan. AI adalah alat bantu. Tetap gunakan pengetahuan dan pertimbangan kita sendiri, serta periksa kembali informasi penting sebelum menggunakannya.
Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, mempermudah pekerjaan, dan memberikan manfaat bagi banyak orang. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Wallohualam bishowab
Wonorejo Timur Surabaya 23 Agustus 2026
Dibuat bersama ChatGPT dengan beberapa perubahan