AI bukan hanya bisa membantu menulis, mencari ide, atau menjawab pertanyaan. AI juga bisa membantu kita mengubah sebuah ide menjadi gambar. Yang menarik, kita tidak harus selalu membuat prompt yang panjang. Ada beberapa kata kunci yang dapat membantu AI memahami jenis gambar atau visual yang kita inginkan.
Misalnya:
Infographic → mengubah informasi menjadi infografis.
Flowchart → membuat alur sebuah proses.
X-Ray → memperlihatkan bagian dalam benda.
Bird’s-Eye View → melihat suatu tempat dari atas.
Tidak perlu menggunakan tanda /. Cukup masukkan kata tersebut secara alami ke dalam prompt. Berikut 40 kata kunci prompt gambar dan visual yang sangat berguna.
⸻
A. MELIHAT OBJEK DENGAN CARA BERBEDA
- X-Ray — Melihat Bagian Dalam
Memperlihatkan bagian dalam sebuah benda seolah-olah bagian luarnya transparan.
Contoh:
Buat visual X-Ray sebuah mesin kopi otomatis. Tampilkan komponen di dalamnya dan beri label Bahasa Indonesia.
⸻
- Exploded View — Memisahkan Komponen
Memperlihatkan sebuah benda dengan komponen-komponennya dipisahkan sehingga susunannya mudah dipahami.
Contoh:
Buat Exploded View sebuah smartphone. Pisahkan layar, baterai, kamera, motherboard, speaker, dan casing. Beri label setiap komponen.
⸻
- Cutaway View — Membuka Sebagian Objek
Memperlihatkan bagian dalam dengan cara seolah-olah sebagian sisi benda dipotong atau dibuka.
Contoh:
Buat Cutaway View sebuah mesin mobil sehingga bagian mesin di dalamnya terlihat jelas.
⸻
- Cross Section — Melihat Penampang
Menampilkan sebuah objek dalam bentuk potongan melintang.
Contoh:
Buat Cross Section sebuah rumah dua lantai. Tampilkan fondasi, lantai, dinding, atap, dan ruangan di dalamnya.
⸻
- Layered View — Melihat Berdasarkan Lapisan
Memisahkan sebuah objek berdasarkan lapisan penyusunnya.
Contoh:
Buat Layered View struktur jalan raya mulai dari tanah dasar, lapisan pondasi hingga aspal.
⸻
- Microscopic — Melihat Detail Sangat Kecil
Memvisualisasikan sesuatu yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang.
Contoh:
Buat visual Microscopic sebuah sel manusia dan beri nama bagian-bagian utamanya.
⸻
- Bird’s-Eye View — Melihat dari Atas
Memberikan gambaran keseluruhan suatu tempat dari sudut pandang atas.
Contoh:
Buat Bird’s-Eye View sebuah pabrik. Tampilkan gudang, produksi, kantor, quality control, dan area pengiriman.
⸻
- Isometric View — Tampilan 3D Terstruktur
Membuat objek terlihat tiga dimensi dengan sudut pandang yang rapi.
Contoh:
Buat Isometric View sebuah gudang logistik lengkap dengan area penerimaan, penyimpanan, packing, dan pengiriman.
⸻
- Scale Comparison — Membandingkan Ukuran
Menampilkan beberapa objek berdampingan untuk memperlihatkan perbedaan ukurannya.
Contoh:
Buat Scale Comparison ukuran manusia, mobil, bus, pesawat Boeing 737, dan Airbus A380.
⸻
B. MENGUBAH INFORMASI MENJADI VISUAL
- Infographic — Membuat Infografis
Mengubah informasi menjadi visual yang ringkas dan mudah dipahami.
Contoh:
Buat Infographic tentang 5 persiapan penting menjelang pensiun. Gunakan Bahasa Indonesia dan desain sederhana.
⸻
- Diagram — Menjelaskan Hubungan
Menunjukkan hubungan antara beberapa bagian dalam sebuah sistem.
Contoh:
Buat Diagram proses penjualan dari calon pelanggan hingga pembayaran dan pengiriman.
⸻
- Flowchart — Membuat Alur Proses
Menampilkan sebuah proses langkah demi langkah.
Contoh:
Buat Flowchart proses pesanan pelanggan mulai dari order masuk hingga barang diterima.
⸻
- Mind Map — Mengembangkan Sebuah Ide
Menempatkan satu topik utama di tengah kemudian mengembangkannya menjadi beberapa cabang.
Contoh:
Buat Mind Map tentang persiapan pensiun dengan cabang keuangan, kesehatan, keluarga, aktivitas, dan spiritual.
⸻
- Concept Map — Menghubungkan Berbagai Konsep
Menunjukkan bagaimana beberapa konsep saling berhubungan.
Contoh:
Buat Concept Map yang menunjukkan hubungan antara pendapatan, pengeluaran, tabungan, investasi, dan dana pensiun.
⸻
- Process Map — Memetakan Sebuah Proses
Menunjukkan tahapan sekaligus pihak yang terlibat dalam suatu proses.
Contoh:
Buat Process Map proses penjualan yang melibatkan sales, pelanggan, gudang, keuangan, dan pengiriman.
⸻
- Timeline — Membuat Garis Waktu
Menampilkan perkembangan berdasarkan urutan waktu.
Contoh:
Buat Timeline perkembangan teknologi komunikasi dari telepon rumah hingga smartphone dan AI.
⸻
- Roadmap — Menunjukkan Perjalanan Menuju Target
Menampilkan tahapan yang perlu dilalui untuk mencapai tujuan tertentu.
Contoh:
Buat Roadmap persiapan pensiun mulai usia 50 sampai 60 tahun.
⸻
- Funnel — Menunjukkan Proses Penyaringan
Menampilkan proses dari jumlah besar menjadi semakin kecil.
Contoh:
Buat Sales Funnel dari 1.000 calon pelanggan hingga menjadi 50 pelanggan yang membeli.
⸻
- Network — Menampilkan Jaringan
Menunjukkan hubungan antara orang, tempat, perusahaan, komputer, atau sistem.
Contoh:
Buat Network Diagram yang menghubungkan pabrik, distributor, agen, toko, dan pelanggan.
⸻
- Architecture — Menjelaskan Arsitektur Sistem
Menunjukkan bagaimana berbagai bagian dalam sebuah sistem bekerja bersama.
Contoh:
Buat System Architecture toko online yang terdiri dari pelanggan, website, pembayaran, database, gudang, dan pengiriman.
⸻
C. MEMBANDINGKAN INFORMASI
- Then vs Now — Dulu dan Sekarang
Membandingkan keadaan masa lalu dengan kondisi sekarang.
Contoh:
Buat visual Then vs Now cara bekerja tahun 1990 dibandingkan tahun 2026.
⸻
- Before and After — Sebelum dan Sesudah
Menunjukkan perubahan suatu kondisi.
Contoh:
Buat visual Before and After sebuah rumah sebelum dan sesudah direnovasi.
⸻
- Comparison Chart — Membandingkan Beberapa Pilihan
Menyajikan perbedaan beberapa objek atau pilihan secara visual.
Contoh:
Buat Comparison Chart mobil bensin, hybrid, dan listrik berdasarkan biaya operasional, perawatan, dan penggunaan energi.
⸻
- Side-by-Side Comparison — Perbandingan Berdampingan
Menempatkan dua objek dalam satu gambar agar perbedaannya mudah terlihat.
Contoh:
Buat Side-by-Side Comparison kantor tradisional dan kantor modern berbasis teknologi AI.
⸻
D. MENAMPILKAN DATA
- Heatmap — Melihat Intensitas Data
Menunjukkan daerah atau bagian dengan nilai rendah hingga tinggi.
Contoh:
Buat Heatmap peta Indonesia berdasarkan tingkat penjualan di setiap wilayah.
⸻
- Data Visualization — Mengubah Data Menjadi Visual
Mengubah angka dan data menjadi grafik atau bentuk visual yang lebih mudah dipahami.
Contoh:
Buat Data Visualization perkembangan penjualan perusahaan selama 10 tahun.
⸻
- Dashboard — Melihat Banyak Informasi Sekaligus
Menggabungkan beberapa indikator penting dalam satu tampilan.
Contoh:
Buat Dashboard penjualan yang menampilkan omzet, target, pertumbuhan, produk terlaris, dan wilayah terbaik.
⸻
- Map Visualization — Menampilkan Data Berdasarkan Lokasi
Menempatkan informasi pada peta.
Contoh:
Buat Map Visualization jaringan distributor di seluruh Indonesia dan tandai kota-kota utama.
⸻
E. MEMBUAT VISUAL TEKNIS
- Blueprint — Membuat Gambar Rancangan
Membuat visual seperti gambar rancangan teknis.
Contoh:
Buat Blueprint sederhana rumah dua lantai dengan ruang tamu, dapur, kamar tidur, dan garasi.
⸻
- Technical Illustration — Membuat Ilustrasi Teknis
Menjelaskan cara kerja sebuah benda dengan gambar yang detail dan informatif.
Contoh:
Buat Technical Illustration sebuah pompa air dan beri label pada komponen utamanya.
⸻
- Anatomical Illustration — Menjelaskan Anatomi
Digunakan untuk menjelaskan bagian tubuh manusia, hewan, atau tumbuhan.
Contoh:
Buat Anatomical Illustration jantung manusia dengan label Bahasa Indonesia.
⸻
- Instruction Manual — Membuat Petunjuk Visual
Menampilkan cara menggunakan atau memasang sesuatu melalui gambar.
Contoh:
Buat Instruction Manual bergambar tentang cara memasang rak dinding dalam 5 langkah.
⸻
- Step-by-Step Illustration — Menjelaskan Tahapan dengan Gambar
Membuat beberapa gambar berurutan yang menunjukkan proses dari awal sampai akhir.
Contoh:
Buat Step-by-Step Illustration cara membuat kopi menggunakan V60 dari langkah pertama sampai selesai.
⸻
F. MEMBUAT IDE MENJADI GAMBAR
- Visualize — Memvisualisasikan Sebuah Ide
Digunakan ketika kita memiliki sebuah ide tetapi belum menentukan bentuk visual yang paling tepat.
Contoh:
Visualisasikan perjalanan seseorang dari mulai bekerja, membangun karier, berinvestasi hingga memasuki masa pensiun.
⸻
- Handwritten Notes — Membuat Catatan Tulisan Tangan
Mengubah informasi menjadi catatan seperti ditulis tangan.
Contoh:
Buat Handwritten Notes tentang prinsip Pareto 80/20 dengan highlight, panah, dan ilustrasi kecil.
⸻
- Sticky Notes — Mengorganisasi Ide
Membuat kumpulan ide seperti catatan tempel.
Contoh:
Buat Sticky Notes untuk rencana minggu ini. Kelompokkan menjadi pekerjaan, keluarga, pribadi, dan prioritas.
⸻
- Storyboard — Menjelaskan Cerita dalam Beberapa Adegan
Membagi sebuah cerita atau proses menjadi beberapa gambar berurutan.
Contoh:
Buat Storyboard 6 adegan tentang perjalanan seorang pelanggan mulai mengenal produk hingga akhirnya membeli.
⸻
G. MENENTUKAN GAYA GAMBAR
- 3D Render — Membuat Tampilan Tiga Dimensi
Membuat objek terlihat seperti model tiga dimensi.
Contoh:
Buat 3D Render sebuah rumah minimalis modern dengan taman dan garasi.
⸻
- Photorealistic — Membuat Seperti Foto
Digunakan ketika ingin menghasilkan gambar yang terlihat realistis seperti hasil fotografi.
Contoh:
Buat gambar Photorealistic sebuah kedai kopi modern pada pagi hari dengan cahaya matahari masuk dari jendela.
⸻
- Minimalist Illustration — Membuat Visual Sederhana
Mengurangi detail yang tidak diperlukan agar pesan utama lebih mudah dipahami.
Contoh:
Buat Minimalist Illustration tentang keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, kesehatan, dan waktu pribadi.
⸻
Mana yang Sebaiknya Digunakan? Tidak perlu menghafal semuanya. Cukup tentukan apa yang ingin kita sampaikan.
- Jika ingin melihat bagian dalam benda → X-Ray
- Jika ingin melihat komponennya → Exploded View
- Jika ingin melihat penampang → Cross Section
- Jika ingin melihat keseluruhan dari atas → Bird’s-Eye View
- Jika ingin merangkum informasi → Infographic
- Jika ingin menjelaskan proses → Flowchart
- Jika ingin mengembangkan ide → Mind Map
- Jika ingin menunjukkan perjalanan waktu → Timeline
- Jika ingin menunjukkan tahapan menuju tujuan → Roadmap
- Jika ingin membandingkan → Comparison Chart
- Jika ingin melihat pola data → Heatmap
- Jika ingin melihat banyak indikator → Dashboard
- Jika ingin membuat gambar teknis → Technical Illustration
- Jika ingin menjelaskan cerita → Storyboard
- Jika ingin terlihat seperti foto → Photorealistic
⸻
Kata Kunci Bisa Digabungkan Kita tidak harus menggunakan satu kata kunci saja.
Misalnya:
Buat Bird’s-Eye View bergaya Infographic sebuah pabrik. Tampilkan area produksi, gudang, kantor, dan pengiriman serta beri label Bahasa Indonesia.
Atau:
Buat Exploded View bergaya Technical Illustration sebuah mesin kopi. Pisahkan setiap komponen dan beri nama serta fungsi masing-masing.
Atau:
Buat Timeline bergaya Minimalist Illustration tentang perjalanan seseorang dari mulai bekerja sampai pensiun.
Dengan menggabungkan beberapa kata kunci, kita dapat memberikan arahan yang lebih jelas kepada AI.
⸻
Rumus Sederhana Membuat Prompt Gambar Agar mudah, gunakan rumus:
Jenis Visual + Objek + Apa yang Ditampilkan + Gaya + Bahasa + Ukuran/Tujuan
Contoh:
Buat Infographic tentang 7 persiapan menjelang pensiun. Gunakan Bahasa Indonesia, desain sederhana dan profesional, teks besar dan mudah dibaca, format vertikal untuk Instagram.
Atau:
Buat Bird’s-Eye View sebuah gudang logistik modern. Tampilkan penerimaan barang, penyimpanan, picking, packing, dan pengiriman. Beri label Bahasa Indonesia dan gunakan gaya realistis.
⸻
Tidak Harus Menggunakan Bahasa Inggris Kata-kata di atas sebenarnya hanya membantu kita memberikan arahan kepada AI.
Kita tidak harus menulis:
“Buat Exploded View sebuah mesin kopi.”
Kita juga bisa mengatakan:
“Buat gambar mesin kopi dengan semua komponennya dipisahkan satu per satu. Tunjukkan posisi setiap komponen dan beri nama dalam Bahasa Indonesia.”
Hasil yang kita minta pada dasarnya sama.
Begitu juga dengan Bird’s-Eye View.
Kita bisa mengatakan:
“Gambarkan seluruh area pabrik dari sudut pandang atas.”
Jadi tidak perlu terlalu terpaku pada istilahnya.
⸻
Tidak Perlu Tanda /
Kita mungkin melihat orang menulis:
- /xray
- /infographic
- /flowchart
- /birdseye
Sebenarnya tanda / tidak wajib digunakan. Istilah-istilah tersebut juga bukan “kode rahasia” yang harus ditulis persis agar AI bekerja. Lebih tepat menganggapnya sebagai kata kunci atau cara singkat untuk menjelaskan jenis visual yang kita inginkan.
Yang paling penting adalah memberi instruksi dengan jelas:
- Apa yang ingin dibuat?
- Apa yang harus terlihat?
- Bagaimana gaya gambarnya?
- Bahasa apa yang digunakan?
- Untuk apa gambar tersebut akan digunakan?
⸻
Kesimpulan
Dengan AI, sebuah ide tidak harus selalu berakhir menjadi tulisan.
- Data bisa menjadi Infographic.
- Proses bisa menjadi Flowchart.
- Ide bisa menjadi Mind Map.
- Perjalanan bisa menjadi Timeline.
- Sistem bisa menjadi Architecture Diagram.
- Mesin bisa diperlihatkan bagian dalamnya dengan X-Ray atau dibongkar melalui Exploded View.
- Dan sebuah tempat yang kompleks dapat dilihat secara keseluruhan menggunakan Bird’s-Eye View.
Tidak perlu menghafal semua istilah tersebut.
Simpan daftar ini, lalu ketika membutuhkan sebuah gambar, pilih kata kunci yang paling sesuai dan jelaskan apa yang ingin kita lihat. Karena untuk mendapatkan gambar AI yang bagus, bukan prompt yang panjang yang paling penting, tetapi instruksi yang jelas.
Baca versi slide di IG:
https://www.instagram.com/p/DcaTyEdCYCl/?img_index=9&igsi=ZnFheXhnMXIxeWZr
Wallohualam bishowab
Semarang, 24 Agustus 2026
Dibuat bersama ChatGPT dengan beberapa perubahan