Pemimpin datang dan pergi. Namun, jika setiap pergantian pemimpin hanya diikuti ejekan dan hinaan, mungkin sudah waktunya kita bercermin. Sudahkah ucapan kita membawa manfaat? Sudahkah kepedulian kita pada negeri disertai doa untuk kebaikannya? Mengharapkan pemimpin yang adil dan amanah adalah hal yang baik. Kesalahan perlu dinasihati, kezaliman harus diperbaiki. Tetapi lakukanlah dengan berita yang benar, penilaian yang adil, dan adab yang terjaga.
Kita merindukan pemimpin seperti Abu Bakar dan Umar radhiyallahu ‘anhuma, jujur, tegas, amanah, dan takut kepada Allah. Maka mari kita juga meneladani para sahabat yang menjadi rakyat mereka, yang kuat imannya, jujur, lapang menerima nasihat, dan taat dalam kebaikan. Kita perlu menjadi rakyat yang baik dulu, sebelum menginginkan pemimpin yang baik.
Jangan sampai kita menuntut keadilan, tetapi masih menzalimi orang di sekitar kita. Jangan sampai kita mengecam pengkhianatan, tetapi mengabaikan amanah sendiri. Jangan sampai kita ingin pemimpin yang mau mendengar nasihat, tetapi kita sendiri sulit menerima teguran.
Yang paling penting, doakan pemimpin kita.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Sebaik-baik pemimpin kalian adalah mereka yang kalian cintai dan mereka pun mencintai kalian, kalian mendoakan mereka dan mereka pun mendoakan kalian.” (HR. Muslim no. 1855)
Hadis ini menjadikan doa sebagai ciri hubungan yang baik antara pemimpin dan rakyat. Maka mari bertanya pada diri sendiri, kapan terakhir kali kita mendoakan pemimpin kita?
Jangan-jangan kita lebih sering mengomentari kekurangan mereka daripada memohon agar Allah memberi mereka petunjuk, kejujuran, dan kemampuan berlaku adil. Mendoakan pemimpin bukan berarti menyetujui semua keputusannya atau membenarkan kesalahannya. Kita memohon agar mereka dibimbing kepada kebenaran, dijauhkan dari kezaliman, dan dimampukan menunaikan amanah.
Sebab jika pemimpin baik, kebaikannya mengalir kepada seluruh rakyat. Kebijakan mereka menyentuh kehidupan jutaan orang, termasuk keluarga kita. Mendoakan mereka berarti mendoakan kebaikan untuk diri kita dan negeri kita sendiri. Mari perbaiki diri, jaga lisan, periksa berita sebelum membagikannya, tunaikan amanah, dan sertakan pemimpin dalam doa-doa kita.
Ya Allah, berilah para pemimpin kami petunjuk untuk berlaku adil dan menunaikan amanah. Jauhkan mereka dari kezaliman, bimbing mereka memperbaiki kesalahan, dan jadikanlah mereka sebab kebaikan bagi negeri ini. Aamiin.
Wallohualam bishowab
Semarang, 5 November 2026
Dibuat bersama ChatGPT dengan beberapa perubahan