Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullahu ta’ala berkata,
“Maka sesungguhnya, pendapat yang lebih kuat dari pendapat-pendapat ulama, bahwa shalat fardhu berjamaah adalah fardhu a’in (wajib ditunaikan oleh setiap individu). Sehingga wajib hukumnya bagi seorang hamba (pria) untuk shalat bersama jamaah kaum muslimin di Mesjid, karena banyaknya hadits-hadits yang menyebutkan demikian.
Begitu juga dengan apa yang telah diisyaratkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla dalam Kitab-Nya yang mulia, ketika Allah berfirman,
“Dan apabila kamu (wahai Muhammad) berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu), lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu … ” (QS. An-Nisaa’ : 102)
Di ayat ini, Allah ‘Azza wa Jalla mewajibkan shalat berjamaah walaupun dalam keadaan khauf (peperangan), maka kalaulah Allah ‘Azza wa Jalla mewajibkannya dalam kondisi peperangan; maka mengerjakannya dalam kondisi damai tentu lebih utama.”
Sumber: Syarah Riyadhus Shalihin (jilid: 1/hal. 73)
Telegram: https://t.me/ahlussunnah_sorong
SHOLAT WAJIB BERJAMAAH, DAPAT MENGHAPUS DOSA DOSA
Dari Utsman bin Affan radhiallahu’anhu, bahwa beliau mendengar Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Tidaklah ada seorang Muslim pun yang menghadiri shalat wajib, ia membaguskan wudhunya, membaguskan khusyuknya dan rukuknya, kecuali shalat tersebut menjadi kafarah atas dosa-dosanya yang telah lalu, selama dijauhi dosa besar. Dan itu berlaku sepanjang waktu” (HR. Muslim no. 228)
Sumber : t.me/salafy_malangraya
MASIHKAH AKU MENJAGA SHALATKU?
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata:
“Tanyakan pada dirimu: Apakah aku shalat tepat waktu dan sudah menjaganya, terutama shalat Subuh?
Jika kamu termasuk orang yang menjaganya secara teratur, ketahuilah bahwa kamu seorang mukmin, dan tidak ada penghalang antara kamu dan surga kecuali kematian.
Namun, jika kamu sering melalaikannya, maka segeralah selamatkan dirimu sebelum terlambat!”
Asy-Syarhul Mumti’, (2/27.28)
Sumber : https://t.me/salafymakassar