Madinah Tiga Kali Terpilih Sebagai Kota Tersehat Dunia
Kota Madinah, kota suci kedua bagi umat Islam setelah Makkah, kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat internasional. Untuk ketiga kalinya, Madinah meraih predikat Kota Tersehat Dunia dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pencapaian ini bukanlah hal yang mudah, karena WHO menetapkan standar yang sangat ketat dengan puluhan indikator yang harus dipenuhi oleh sebuah kota.
- Penghargaan yang Berulang, Bukti Konsistensi
Predikat kota sehat yang diraih sebanyak tiga kali menunjukkan bahwa Madinah tidak hanya mampu mencapai standar kesehatan internasional, tetapi juga konsisten mempertahankannya. Dari penilaian WHO, Madinah berhasil memenuhi 80 indikator kesehatan yang mencakup berbagai aspek penting, mulai dari layanan kesehatan yang merata, sanitasi dan lingkungan, keamanan pangan, pengelolaan air bersih, kesiapsiagaan darurat, hingga dukungan sosial dan kesehatan mental masyarakat.
- Komitmen Sejalan dengan Saudi Vision 2030
Pemerintah Arab Saudi menjadikan penghargaan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Saudi Vision 2030, yaitu program besar yang menekankan pembangunan berkelanjutan, kualitas hidup masyarakat, dan tata kota yang modern. Melalui inisiatif ini, Madinah dikembangkan bukan hanya sebagai kota religius dan destinasi ziarah, tetapi juga sebagai kota sehat, ramah, dan inklusif bagi penduduk maupun jutaan jamaah haji dan umrah yang datang setiap tahunnya.
- Infrastruktur dan Partisipasi Masyarakat
Kesuksesan Madinah meraih penghargaan kota tersehat tiga kali berturut-turut tidak lepas dari peran serta warganya. Pemerintah setempat membangun fasilitas kesehatan dengan standar internasional, memperluas ruang terbuka hijau, menjaga kebersihan kota, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat. Partisipasi warga dalam menjaga lingkungan menjadi salah satu faktor penting yang diapresiasi oleh WHO.
- Kota Sehat, Kota Spiritual
Bagi umat Islam di seluruh dunia, Madinah bukan sekadar kota bersejarah tempat Rasulullah dimakamkan. Lebih dari itu, Madinah kini menjadi contoh bagaimana sebuah kota suci dapat berkembang sebagai kota modern yang menyehatkan jasmani sekaligus rohani. Predikat kota tersehat dunia yang diperoleh hingga tiga kali berturut-turut menegaskan bahwa Madinah tidak hanya indah secara spiritual, tetapi juga nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni maupun dikunjungi.
“Pengakuan ini menunjukkan komitmen serius Arab Saudi untuk menjadikan kota-kota sebagai tempat tinggal yang lebih baik, sesuai dengan tujuan Vision 2030,”
Pangeran Salman bin Sultan, Gubernur Wilayah Madinah, saat menerima sertifikat WHO (Juli 2025).
Dengan tiga kali akreditasi dari WHO, Madinah kini bukan hanya kota suci, tetapi juga simbol harmoni antara spiritualitas dan kehidupan modern yang sehat.
Walhamdulillah
Semarang, 21 Agustus 2025
Ditulis bersama chatGPT dengan beberapa perubahan
Sumber lainnya :
https://international.sindonews.com/newsread/1571033/43/kota-suci-madinah-jadi-kota-tersehat-di-dunia-ini-3-alasan-utamanya-1747980325
INGIN BERKUNJUNG KE MADINAH? SILAHKAN IKUTI INFORMASI DI SINI :
https://umrahsunnah.com/umroh-sultan-14-september/